ANDINI ROHMAH - SABILAL RASYAD :PENGOBATAN ALTERNATIF MEDIS & NON MEDIS
>>> MEDIS : DIABETES, JANTUNG, ASAM URAT, REMATIK, VERTIGO, LIVER, PROSTAT, STROKE, DLL
>>> NON MEDIS: KENA SANTET, GUNA2, KESURUPAN / GANGGUAN GHOIB
==> MELEPAS SUSUK
==> MEMBUKA AURA & REJEKI
==> MEMUTUS PERJANJIAN GHAIB
==> PENGOBATAN MEDIS & NON MEDIS

==> MELEPAS PEGANGAN GHAIB
==> PENGOBATAN ALTERNATIF TUSUK 12 JARI
==> NAIK JABATAN


HP: 081298819963, 087887615083, 021–70871857
PIN : 74D75E50
WhatsApp : 087887615083
Email : andini_rohmah@yahoo.com

SPESIALIS: MEMBUKA AURA KECANTIKAN JUGA MEMBERSIHKAN MUKA DARI JERAWAT BATU,BISUL,FLEK2 HITAM DI MUKA, MEMBUKA REJEKI & JODOH

Jumat, 03 Januari 2014

ASAL MULANYA AJARAN AGAMA BUDHHA



ASAL MULANYA AJARAN AGAMA BUDHHA

Pada awal mulanya yang dimana dahulu ada suatu kerajaan disuatu wilayah timur India yang masih banyak pohon-pohon sakka yang dimana  salah satu pohon itu nanti akan lahir bayi yang nantinya sebagai  penyebar ajaran BUDHHA ,dan dimana suatu kerajaan ini nantinya akan lahir anak yang akan menjadi pencerahan cahaya dalam menjalankan ajaran BUDHHA .

Kerajaan ini  berada diwilayah timur India yang dimana akan mempunyai anak laki-laki yang nantinya akan menjadi pencerahan cahaya sempurna yaitu dimana nama rajanya  Sri Baginda Raja Suddonna dari suku SAKYA dan Ratunya bernama Maha Maya Dewi  dan tidak lama kemudian Ratu Maha Maya mengandung  selama 9 bulan lamanya ketika masuk bulannya Ratu tersebut mendapatkan mimpi bahwa akan melahirkan di pohon sakka bodis Sal atau yang dinamakan MONTADARANTHASAKKA. Setelah  bulannya tiba untuk melahirkan  RATU Maha Maya Dewi minta untuk melahirkan di taman  LUMBINI yang  dimana ada pohon bodis dan begitu sampai disini tidak lama kemudian mau melahirkan dan sambil berdiri  tidak lama bayinya keluar dimana dibantu pendampingnya untuk mengambil anaknya dan tanpa diduga ada arus air yang mengalir dalam bentuk 2 aliran yang satu air dingin dan air panas untuk membersihkanbayi tersebut dari darah dan dibersihkan dan di sucikan dan tidak lama seperti bayi ajaib yang bisa berdiri dan berjalan kearah teratai seperti seakan sudah disediakan seperti tahu akan adanya bayi akan lahir setelah berjalan kearah utara yang dimana teratai air yang ada disitu lalu bayi tersebut duduk bersila kemudian bangun dan berdiri lalu melangkah mendekati ibunya dan digendong  oleh  dayang-dayang  dimana dijemput ketaman itu lalu Ratu Maha Maya Dewi kondisinya semakin lemah dan banyak sekali darah yang keluar sehingga akhirnya meninggal dunia hanya bertahan hidup 1hari, setelah itu dinikahkanlah adiknya karena permintaan kakaknya supaya dapat mengurus anaknya yang dimana Raja menamakannya SIDARTA GAUTHAMA, yang dimana dulunya sebelum lahirnya kedunia  janin yang akan diturunkan ini dari Eyang SEMAR  untuk meminta bibinya DEWI NAGA SELATAN yang akan dititipkan kepada salah satu kerajaan yang ada di INDIA di wilayah bagian timur laut, yang dimana nantinya akan dilahirkan ke dunia dimana salah satu ciptaannya eyang SEMAR sampai dia lahir dan menemukan jalannya untuk menjadi BUDHHA  barulah selesai tugasnya karena sudah mengantarkannya menjadi  pencerahan cahaya sempurna  mengajarkan ajaran BUDHHA .

Sejak kecil SIDARTHA tidak pernah keluar dari istana dimanjakan hingga remaja yang akhirnya menikah dengan saudara sepupunya dari keluarga ibunya  pada saat menikah rakyat boleh datang tapi tidak boleh bicara yang telah terjadi diluar dan beberapa bulan kemudian yang dimana istrinya sedang hamil 3 bulan jalan  yang dimana SIDARTHA GAUTAMA keinginannya kuat untuk ingin melihat keadaan diluar karena sudah berapa kali dimimpikan disuruh keluar dari istana setelah sebulan SIDARTHA berpikir lalu diambilah suatu keputusan untuk pergi dari istana tapi sebelumnya menyampaikan kepada  istrinya terlebih dahulu, mulanya tidak diizinkan tapi karena  keinginannya sudah kuat tekatnya yang dengan berat hati istrinya mengizinkannya juga lalu Sidartha menemui Raja  untuk meminta izin untuk keluar dari sini dengan alasan ingin melihat langsung keadaan rakyatnya betapa terkejut bapaknya karena tidak menyangka apa yang ditakutin selama ini akhirnya terjadi sudah berusaha menahan seperti apapun tetap saja tidak bisa dengan mata berkaca-kaca menahan sedih di matanya akhirnya mengijinkan keluar dari istana  tapi tiba-tiba Raja berubah pikiran dan mengatakan tunggu saja  anaknya lahir dan menyaksikan kelahiran anaknya  SIDARTHA  GAUTHAMA tahu bahwa bapaknya tidak akan mengijinkan dia keluar dari Istana, terpikirlah dirinya keluar dari Istana pada malam hari untuk lebih amannya yang dimana dia ditemani orang kepercayaannya untuk keluar dari Istana untuk melihat keadaan rakyat dengan mata kepala sendiri seperti apa kondisinya setelah keluar dari Istana betapa kagetnya SIDARTHA banyak sekali rakyatnya menderita tanpa sengaja mendengar pembicaraan rakyatnya bahwa selama ini rakyat tidak pernah dikasih kesejahteraan dari kerajaan yang ada harus membayar upah berupa  sandang pangan  betapa sedihnya SIDARTHA mendengarnya semua itu seperti pisau menghujam di jantungnya dan seperti tak berguna hidupnya bergelimang harta tapi tidak pernah memberi yang terbaik buat rakyatnya disuruhnya orang kepercayaannya untuk pulang ke istana membawa bajunya yang mewah dan berganti baju berbahan karung goni dan disinilah awal perjalanan SIDARTHA  dimulai dimana  SIDARTHA GAUTHAMA mendatangi guru untuk mempelajari ajaran tentang kehidupan kebersamaan terhadap sesama dengan sesama umat manusia  5 tahun belajar tapi tidak ada ketenangan jiwa dan merasa belum mendapatkan suatu kepuasan diri. 

Apa yang SIDARTHA inginkan lalu berpikir apa saya harus menjalanin puasa tidak makan dan tidak minum tapi sebelum itu dia mencoba mengajarkan ajaran tersebut dan akhirnya ada pengikut setia kemana dia pergi yang dimana SIDARTHA bersila dan konsentrasi untuk mendapatkan wahyu duduk dipohon BODIS tersebut yang dimana diikuti oleh 5 orang muridnya tetapi tetap belum merasakan kekhusyukan hati lalu timbulah ide tidak makan tidak minum dan duduk bersila selama 100 hari dan diam saja tapi setelah selama itu tetap tidak mendapat jawaban malah badan semakin habis dan kondisi semakin parah dan hampir saja nyaris kehilangan nyawanya dengan dibantu Ibu tua memberikan susu dan makanan yang akhirnya hanya satu orang muridnya yang tetap setia menemani dan member makanan dan minuman dan disinilah SIDARTHA sadar akan perbuatannya bahwa dengan berbuat begitu tidak ada artinya bukan jadi baik malah tidak baik dan tidak akan menyelesaikan masalah malah akan timbul masalah baru dan membuat diri semakin terpuruk

Pada saat SIDARTHA berjalan hendak ke danau besar tiba-tiba terdengar pembicaraan bapak dan anak setelah mendengar itu semua SIDARTHA baru mengerti makna apa arti dari suatu kehidupan bahwa kita tetap makan seperti biasa hanya takarannya saja yang diubah sedikit makanan dan lebih banyak ke buah-buahan, setelah mandi dan kembali lagi ke taman yang dimana duduk di pohon BODIS tersebut dan mulailah sidartha berdoa dan berdiam diri dengan khusyuknya selama 40 hari 100 hari barulah mendapatkan wahyu dari TUHAN melalui utusannya BUDHHA SI TAPAK SAKTI yang dimana SIDARTHA diajarkan cara untuk mengerti apa makna dari kehidupan yang pertama diajarkan dalam hal perbuatan dharma bakti dan beramal kepada sesama umat apa bila mereka dalam kesusahan dengan keikhlasan hati lalu dicatat oleh muridnya yang dengan setianya yang dimana SIDARTHA mulai mendalami dharma bakti dimana tidak boleh curang tidak jujur harus jujur dan kesusilaan tidak boleh mencaci maki orang dan dipelajari dulu masalahnya baru bisa mengambil keputusan yang tidak memberatkan orang tidak boleh mengambil hak orang lain yang nanti dimana amal baiknya hilang setelah mempelajari itu semua terus diajarkan bagaimana berpolitik dengan baik dan jujur tidak menyusahkan manusia dan mengajarkan tata cara perkawinan dan harta warisan dan dimana semua itu apabila manusia sudah sampai titk yang telah ditentukan akan menemukan ketenangan dan SIDARTHA diajarkan bermain hati yang paling dalam yang dimana harus punya pikiran dan hati bersatu supaya bisa mengendalikan emosi keserakahan dan ketamakan dalam hidup  setelah semua diajarkan dan diberikan kelebihan untuk membantu umat manusia  berjalan dari tempat ketempat dan dari desa ke desa dan terus kekota mulailah ajaran budhha dan mulailah orang banyak bertanya kepada SIDARTHA dan ada salah satu pengikutnya bertanya dimana kami akan berdoa apabila guru tidak ada bagaimana kita berdoa yang dimana telah mengajarkan ajaran doa-doa memuja kepada TUHAN dan dimana terpikirlah SIDARTHA bagaimana mereka akan berdoa apabila tidak ada tempat berdoanya kepada TUHAN dan mendoakan juga leluhurnya memohon kepada TUHAN dan dimana SIDARTHA yang diutus untuk menyambungkan mereka kepada TUHANnya setelah SIDARTHA berdoa kepada TUHAN lalu diturunkan wahyu dan mengatakan buatlah KUIL untuk berdoa semua manusia nantinya, setelah jadi SIDARTHA merasa bahwa tugasnya sudah hampir selesai jadi SIDARTHA lebih banyak istirahat sesekali menerima tamunya dan pada uisa sudah mencapai 80TAHUN barulah beliau meninggal tapi sebelum meninggal sempat menulis kitab yang megajarkan untuk manusia untuk Negara dll, yang kemudian diserahkan kepada muridnya dan seterusnya hingga  kini.

Inilah perjalanan manusia yang nantinya buat suatu kajian bahwa manusia apabila hati tidak dibersihkan dengan air suci atau apa saja dan diniatkan untuk berbuat baik akan menghasilkan baik sampai akhir hayatnya